"KREKK" PART 2: SAMPE KE UBUN-UBUN

KREKK...
Bunyi itu sangat memalukan bagiku. Ceritanya begini. Pagi itu aku sangat semangat sekali untuk pergi kuliah yang jaraknya 35 KM dari rumahku. Rasanya seperti mudik setiap hari. Kampus dan rumahku itu sudah berbeda kabupaten. Walaupun begitu, aku ini sudah aku lalui hampir 3 tahun dan rasanya itu nano-nano ada asam, manis, asin, dan pahit.

Kemarin jumat, 26 febuari 2016 merupakan hari yang memalukan sepanjang perjalananku naik bus ke kampus. Hari itu aku berniat untuk naik bus pertama karena aku akan cepat sampai dikampus. Hari itu aku naik bus pertama walaupun hanya tersisa tempat duduk paling belakang yang kalau ada tanjakan atau lubang rasanya seperti dilempar ke negara api. Aku pernah terloncat dari tempat duduk karena bus kita menerjang lobang. Tanpa pikir panjang langsung saja aku duduk ditempat yang kosong tersebut. Selama perjalan palembang-layo, aku selalu ditemani dengan headset dan playlist di hp ku. Wahh... rasanya lebih nyaman daripada cuma duduk ngelongok gak jelas. Selama perjalanan yang hampir satu jam kadang-kadang satu jam lebih gitu doang denger musik.

Sangkin asyiknya denger musik sambil senderan kadang aku gak sadar kalau bentar lagi sudah mau sampe kampus. Pas sudah depan audit, aku biasanya siap-siap buat turun tapi kemarin aku masih santai pas udah mau deket reflek langsung tegap dan langsung bunyi "KREKKKK" sejenak aku dan orang-orang disampingku terpelongok pura-pura gak tau, but thanks guys atas pengertiannya tapi tetep aja malu banget. Semua orang pura-pura gak tau atau kaget kecuali cewek disebelahku langsung menoleh ke sumber suara "KREKK" yaitu tepat di punggungku. Iam so shy...

Cewek tersebut bilang "mbak, bajunya robek.." aku langsung shockk...

"Iyaaa (kagett)"

"Tapi dikit kok mbak" (langsung turun napas, lega banget. Aku kira sampe satu punggung robeknya)

"Bingung, hening, malu"

"Jilbabnya kebelakangin aja mbak biar gak keliatan" (sambil memegang jilbabku)

"Makasih ya"

Sumpah rasanya tu malu banget pas turun dari bus. Aku langsung nemui dan cerita sama pegawai kampus. Aku cukup dekat dengan ibu pegawai kampus tersebut. Sontak ibu pegawai kampus tersebut tertawa dan menyarankan aku untuk mengganti model jilbab yang lebih panjang ke belakang. Walaupun sambil ngakak tapi sarannya berguna banget. Setelah merubah gaya jilbab dan robeknya tertutupi, aku mah dengan santainya jalan sini jalan sono maklum aku orangya agak petakilan gak bisa diem. Pas lagi lewat kantor dan mau pinjem sendal untuk ambil wudhu. Semua pegawai ketawa pas ngeliat aku. Ternyata cerita bajuku nyangkut di bus dan robek itu sudah menyebar ke kantor kampus. Rasanya maluku sudah tak ada lagi, bahkan mereka bilang "mau di lem gak em" busseeet dahhhh...

Salahnya sih emang dari aku, kenapa cerita ya...
Tapi gpp deh, bikin mereka ketawa kan pahala. Aminnn...

Sampe detik ini, bukan mereka yang tertawa karena insiden ku yang buat aku malu tapi bunyi "KREKK" itu terus terngiang di telingaku dan pikiranku membayangkan wajah kaget dan shock tapi ditunjukkin ekspresi pura-pura gak taunya itu rasanya malu bangett...

Ini bukan untuk pertama kalinya aku denger "KREKK" didalam bus. Ini bukan pertama kalinya bajuku nyangkut hingga robek. Ini yang keduakalinya. Ini bunyi "KREKK" yang kedua yang pernah kudengar, tapi rasa malunya parah banget sampe ke ubun-ubun ey yang kedua ini.

Aku harap tidak ada yang ketiga, yang keempat, yang keliman, dan seterusnyaa....
 

Komentar

Postingan Populer