DUA HAL YANG ADA DIPIKIRANMU
Kita pasti pernah membenci atau dibenci dan disayang atau menyanyangi. Dua bentuk emosi yang pasti tak pernah luput pada setiap manusia yang ada di bumi ini. Pernah terjadi pada siapapun baik itu orang terdekat maupun orang yang sangat jauh kita bahkan untuk kenal pun tidak.
Benci dan sayang dua hal yang berbeda dan sama kuat. Dua hal yang tidak pernah akan bersatu layaknya sebuah magnet yang saling tolak menolak.Pernah tidak kita rasanya membenci orang lain dengan alasan apapun, rasanya sangat benci hingga kita menangis dan di saat itu kamu bingung dengan perasaanmu sendiri, apakah kamu membencinya atau kamu terlalu menyanginya?
Sobat, mau kamu menyayanginya atau membencinya dia tetap ada di dalam pikiranmu yang akan berpengaruh ke dalam suasana hatimu. Mana yang akan membuat dirimu menjadi lebih nyaman membenci atau menyayangi? Mana yang lebih enak ketika kamu mengerutkan dahi mu atau membuat wajahmu ceria?
Mana hatimu yang lebih tenang ketika melihatnya sebagai orang yang dibenci atau orang yang disayang?
Mana yang lebih capek? Mana yang lebih banyak untungnya?
Sobat, orang lain tidak pernah bertanggung jawab atas perasaanmu. Jangan pernah mengharapkan kepekaan seseorang untuk tau perasaanmu karena seseorang tidak akan pernah tau perasaan mu kalau kamu tidak cerita kepadanya dan kita tidak pernah tau tingkat ketulusan seseorang.
Satu-satunya cara adalah dengan lebih awarness terhadap diri kita sendiri. Sadar akan apa yang telah kita lakukan, alihkan pada sesuatu yang lebih positif. Jika kamu membenci seseorang hingga rasanya ingin membuatnya terluka, katakan pada dirimu sendiri bahwa kamu tidak ingin menjadi orang yang jahat seperti dirinya. Jika kamu ingin menangis maka menangis lah sekeras-kerasnya karena tak pernah ada hukum didunia ini melarang kita untuk menangis baik laki-laki atau perempuan.
Cobalah untuk perlahan-lahan mengubah hal-hal negatif yang telah dipikirkan. Coba tanyakan pada hatimu?
Lelahkah kamu seperti ini terus?
Mari kita ubah secara perlahan?
Susah?
Iya?
Tidak ada ruginya jika kita mencoba hal-hal yang positif.
Benci dan sayang dua hal yang berbeda dan sama kuat. Dua hal yang tidak pernah akan bersatu layaknya sebuah magnet yang saling tolak menolak.Pernah tidak kita rasanya membenci orang lain dengan alasan apapun, rasanya sangat benci hingga kita menangis dan di saat itu kamu bingung dengan perasaanmu sendiri, apakah kamu membencinya atau kamu terlalu menyanginya?
Sobat, mau kamu menyayanginya atau membencinya dia tetap ada di dalam pikiranmu yang akan berpengaruh ke dalam suasana hatimu. Mana yang akan membuat dirimu menjadi lebih nyaman membenci atau menyayangi? Mana yang lebih enak ketika kamu mengerutkan dahi mu atau membuat wajahmu ceria?
Mana hatimu yang lebih tenang ketika melihatnya sebagai orang yang dibenci atau orang yang disayang?
Mana yang lebih capek? Mana yang lebih banyak untungnya?
Sobat, orang lain tidak pernah bertanggung jawab atas perasaanmu. Jangan pernah mengharapkan kepekaan seseorang untuk tau perasaanmu karena seseorang tidak akan pernah tau perasaan mu kalau kamu tidak cerita kepadanya dan kita tidak pernah tau tingkat ketulusan seseorang.
Satu-satunya cara adalah dengan lebih awarness terhadap diri kita sendiri. Sadar akan apa yang telah kita lakukan, alihkan pada sesuatu yang lebih positif. Jika kamu membenci seseorang hingga rasanya ingin membuatnya terluka, katakan pada dirimu sendiri bahwa kamu tidak ingin menjadi orang yang jahat seperti dirinya. Jika kamu ingin menangis maka menangis lah sekeras-kerasnya karena tak pernah ada hukum didunia ini melarang kita untuk menangis baik laki-laki atau perempuan.
Cobalah untuk perlahan-lahan mengubah hal-hal negatif yang telah dipikirkan. Coba tanyakan pada hatimu?
Lelahkah kamu seperti ini terus?
Mari kita ubah secara perlahan?
Susah?
Iya?
Tidak ada ruginya jika kita mencoba hal-hal yang positif.


Komentar
Posting Komentar