6 BULAN DIPULAU SEBERANG
Hallo Maret... tidak terasa ya sudah hampir masuk bulan ketiga ditahun 2018. Bulan ini, saya masih dipulau seberang mencari ilmu, pengalaman, yang siapa tau nanti bisa dapat sebongkah berlian. Saya dipulau ini sudah 6 bulan. Wow... ngak kerasa udah hampir setengah tahun. Baiklah saya akan berbagi pengalaman selama 6 bulan dipulau ini.
Saya senang dan bahagia berada disini.Mungkin karena disini saya jauh dari orangtua. Saya tidak perlu memkirkan uang karena jujur berat rasanya pergi kemana-mana kalau tak punya uang. Dirumah bosan karena aktivitas yang begitu-begitu saja dan ketika dirumah saya tak dapat uang jajan kalo ngak diminta. Saya dapat uang jajan ketika pergi kuliah atau pergi untuk urusan kampus dan itupun hanya pas-pasan banget sehingga saya tidak bisa menabung untuk pergi. Ketika disini, saya punya uang ya walaupun tidak banyak saya belajar untuk berhemat. Saya bebas kemana saja, bukan berarti saya bebas dalam konotasi yang negatif. Saya bebas mengeksplor apa yang saya suka. Saya penasaran dan selalu ingin tahu bagaimana dunia luar dapat berkembang. Saya ingin ikut serta dalam perkembangan dunia. Kalau tidak saya eksplor bagaimana saya bisa tahu.
Perbedaan bahasa, membuat saya belajar kalo indonesia itu unik. Terkadang saya lupa saya ada dimana sehingga terkadang saya suka keceplosan bilang bahasa palembang yang terkadang buat teman-teman, saudara, dan siapapun itu bingung dengan apa yang saya katakan. Tapi, dari situ saya dapat ilmu baru mengenai kosa kata. Terkadang membuat mereka tertawa karena bahasa saya tapi saya suka.
Kebiasaan. setiap orang punya kebiasaan baik itu buruk atau itu baik. Termasuk saya karena saya manusia loh. Saya disini baru bertemu dengan keluarga yang dulunya saya tidak terlalu dekat. Ada beberapa kebiasaan jelek saya yang saya sendiri tidak tahu itu jelek. Sekarang bisa saya ubah perlahan-lahan seiring berjalannya waktu. Setiap orang punya kebiasaan jelek, jika kamu ingin mereka berubah katakan pada mereka secara personal tidak didepan banyak orang dan dengan nada yang lembut. Kalau anda memberitahunya didepan banyak dan dengan nada yang kasar, itu tidak akan merubahnya tapi malah membencinya. Saya YAKIN.
Saya datang ke kota ini dengan banyak sekali kata-kata yang merendahkan misalnya "Ngak kan bisa orang luar pulau ini bekerja disini, SUSAH.", "Dia ngak kan bisa kerja dipulau ini, bangunnya aja susah" (Saya heran dengan pernyataan ini karena jujur saya kuliah pagi dan saya termasuk orang yang selalu datang pagi kecuali kalo hari libur saya suka bangun siang), "Dia ngak pernah mengerjakan pekerjaan rumah, ngak akan pernah bisa, Dia MANJA" (Jujur ini menyakitkan, saya dulu pernah diasrama, kehidupan asrama itu lebih parah daripada kehidupan bersama dengan saudara dan saya bisa). Terkadang kata-kata menyakitkan itu datang dari orang terdekat. Jujur saya tidak peduli. Saya tidak perlu menjelaskan siapa saya kepada orang-orang karena sekalipun dia orang yang menyukai saya tidak akan peduli tentang itu dan orang yang membenci saya tidak suka itu sehingga saya tidak perlu repot-repot menejelaskannya.
Saya punya prinsip biarkan waktu yang akan membuktikan. Saya katakan pada diri saya bahwa saya harus berubah, kebiasaan jelek mulai diangsur untuk berubah, no BAPER, always show your integritas, fokus terhadap mimpimu. Ya hanya itu... Itu modal benteng yang sangat kuat yang saya pasang dihati dan diotak saya. Terkadang ada beberapa hal yang mampu menembus benteng saya tapi saya tangkis kembali dengan sekuat tenaga agar bisa terlempar jauh maksudnya terkadang saya pernah goyah karena baper tapi saya terima sebentar lalu saya buang jauh-jauh. Munafik sekali jika kita sudah mengatakan bahwa kita ngak boleh baper tapi benar-benar tidak merasakan. Pasti merasakan tapi kamu dengan cepat mampu mengontrolnya dengan cepat.
Buat kalian yang mungkin seperti saya, kuncinya cuma berpikir positif, mau belajar, dan no baper. Pasti ada hal yang ngak enak dalam hidup. Ngak mungkin enak aja, pasti ada ngak enaknya. jalanin aja, nikmati aja berserah diri dan yakin pasti ada jalan. Saya suka menyebukan istilah ini "ada udang dibalik bakwan" kita ngak pernah tau... ada hal yang lebih enak didalam hal enak atau ada hal enak didalam hal yang tidak enak. Percaya sama diri kalian sendiri bukan orang lain. Kalau kamu katakan kamu bisa, tinggal 30% kamu lakukan maka semuanya akan tercapai semua mimpi kamu.
Maafin kalo tulilsan ini sedikit emosional yang sesuai dengan suasana hati saya saat ini. Dengan ngeblog adalah cara saya meluapkan emosi yang ingin dikeluarkan. Saya harap tulisan ini dapat memberi manfaat untuk orang lain.
Salam
RIA ^_~
Saya senang dan bahagia berada disini.Mungkin karena disini saya jauh dari orangtua. Saya tidak perlu memkirkan uang karena jujur berat rasanya pergi kemana-mana kalau tak punya uang. Dirumah bosan karena aktivitas yang begitu-begitu saja dan ketika dirumah saya tak dapat uang jajan kalo ngak diminta. Saya dapat uang jajan ketika pergi kuliah atau pergi untuk urusan kampus dan itupun hanya pas-pasan banget sehingga saya tidak bisa menabung untuk pergi. Ketika disini, saya punya uang ya walaupun tidak banyak saya belajar untuk berhemat. Saya bebas kemana saja, bukan berarti saya bebas dalam konotasi yang negatif. Saya bebas mengeksplor apa yang saya suka. Saya penasaran dan selalu ingin tahu bagaimana dunia luar dapat berkembang. Saya ingin ikut serta dalam perkembangan dunia. Kalau tidak saya eksplor bagaimana saya bisa tahu.
Perbedaan bahasa, membuat saya belajar kalo indonesia itu unik. Terkadang saya lupa saya ada dimana sehingga terkadang saya suka keceplosan bilang bahasa palembang yang terkadang buat teman-teman, saudara, dan siapapun itu bingung dengan apa yang saya katakan. Tapi, dari situ saya dapat ilmu baru mengenai kosa kata. Terkadang membuat mereka tertawa karena bahasa saya tapi saya suka.
Kebiasaan. setiap orang punya kebiasaan baik itu buruk atau itu baik. Termasuk saya karena saya manusia loh. Saya disini baru bertemu dengan keluarga yang dulunya saya tidak terlalu dekat. Ada beberapa kebiasaan jelek saya yang saya sendiri tidak tahu itu jelek. Sekarang bisa saya ubah perlahan-lahan seiring berjalannya waktu. Setiap orang punya kebiasaan jelek, jika kamu ingin mereka berubah katakan pada mereka secara personal tidak didepan banyak orang dan dengan nada yang lembut. Kalau anda memberitahunya didepan banyak dan dengan nada yang kasar, itu tidak akan merubahnya tapi malah membencinya. Saya YAKIN.
Saya datang ke kota ini dengan banyak sekali kata-kata yang merendahkan misalnya "Ngak kan bisa orang luar pulau ini bekerja disini, SUSAH.", "Dia ngak kan bisa kerja dipulau ini, bangunnya aja susah" (Saya heran dengan pernyataan ini karena jujur saya kuliah pagi dan saya termasuk orang yang selalu datang pagi kecuali kalo hari libur saya suka bangun siang), "Dia ngak pernah mengerjakan pekerjaan rumah, ngak akan pernah bisa, Dia MANJA" (Jujur ini menyakitkan, saya dulu pernah diasrama, kehidupan asrama itu lebih parah daripada kehidupan bersama dengan saudara dan saya bisa). Terkadang kata-kata menyakitkan itu datang dari orang terdekat. Jujur saya tidak peduli. Saya tidak perlu menjelaskan siapa saya kepada orang-orang karena sekalipun dia orang yang menyukai saya tidak akan peduli tentang itu dan orang yang membenci saya tidak suka itu sehingga saya tidak perlu repot-repot menejelaskannya.
Saya punya prinsip biarkan waktu yang akan membuktikan. Saya katakan pada diri saya bahwa saya harus berubah, kebiasaan jelek mulai diangsur untuk berubah, no BAPER, always show your integritas, fokus terhadap mimpimu. Ya hanya itu... Itu modal benteng yang sangat kuat yang saya pasang dihati dan diotak saya. Terkadang ada beberapa hal yang mampu menembus benteng saya tapi saya tangkis kembali dengan sekuat tenaga agar bisa terlempar jauh maksudnya terkadang saya pernah goyah karena baper tapi saya terima sebentar lalu saya buang jauh-jauh. Munafik sekali jika kita sudah mengatakan bahwa kita ngak boleh baper tapi benar-benar tidak merasakan. Pasti merasakan tapi kamu dengan cepat mampu mengontrolnya dengan cepat.
Buat kalian yang mungkin seperti saya, kuncinya cuma berpikir positif, mau belajar, dan no baper. Pasti ada hal yang ngak enak dalam hidup. Ngak mungkin enak aja, pasti ada ngak enaknya. jalanin aja, nikmati aja berserah diri dan yakin pasti ada jalan. Saya suka menyebukan istilah ini "ada udang dibalik bakwan" kita ngak pernah tau... ada hal yang lebih enak didalam hal enak atau ada hal enak didalam hal yang tidak enak. Percaya sama diri kalian sendiri bukan orang lain. Kalau kamu katakan kamu bisa, tinggal 30% kamu lakukan maka semuanya akan tercapai semua mimpi kamu.
Maafin kalo tulilsan ini sedikit emosional yang sesuai dengan suasana hati saya saat ini. Dengan ngeblog adalah cara saya meluapkan emosi yang ingin dikeluarkan. Saya harap tulisan ini dapat memberi manfaat untuk orang lain.
Salam
RIA ^_~


Ikut program MT ya...? Minta info dong.
BalasHapus🙏
BalasHapus